Tumpas Gladbach, Man City Masih Kurang Efisien

LIGAPEDIA – Pelatih Manchester City Pep Guardiola tak puas dengan lini serang timnya usai mengalahkan Borussia Moenchengladbach 2-0. Menurut Guardiola, City kurang efisien. City menghadapi Gladbach di Puskas Arena, Budapest, pada pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Kamis (25/2/2021) dinihari WIB. Kemenangan the Citizens ditentukan oleh gol-gol yang dibuat Bernardo Silva dan Gabriel Jesus di masing-masing babak.

Pada pertandingan itu, Man City mendominasi Gladbach. Si Biru Langit memiliki keunggulan penguasaan bola yang mencapai 61 persen dengan total sembilan percobaan, yang empat di antaranya mengarah ke gawang Gladbach. Sedangkan wakil Jerman itu bermain defensif dengan menciptakan tiga percobaan (satu on target).

Dengan demikian, Manchester City memperpanjang laju kemenangannya menjadi 19 pertandingan di seluruh kompetisi. City juga membuka lebar-lebar peluang lolos ke perempatfinal karena hanya butuh minimal hasil seri saja di leg kedua, sementara Gladbach mesti menang paling tidak 3-0. “Secara umum bagus, kami mengontrol permainan terlepas dari satu aksi di akhir,” ungkap Guardiola kepada BT Sport. “Sayang sekali kami kurang efisien di depan ketika kami dalam situasi satu lawan satu dan itu sesuatu yang harus kami tingkatkan di kompetisi ini.”

“Leg pertama selalu lebih sulit, tapi di kompetisi ini kami tidak punya banyak kesempatan dan di lini depan kami harus lebih efisien lagi. Satu lawan satu atau melawan beberapa pemain belakang di mana kami bahkan tidak mampu menggiring bola. Di kompetisi ini Anda harus sempurna untuk lolos.” Man City menjadi tim ketiga dengan kemenangan beruntun terpanjang di seluruh kompetisi di Eropa. City kini memburu rekor Real Madrid (22), dan Bayern Munich (23). Guardiola mengungkapkan, laju bagus City tidak lepas dari uang.

“Kami memiliki banyak uang untuk membeli banyak pemain yang luar biasa,” pelatih Man City asal Spanyol itu menambahkan.

SUMBER: Detik.com