Rupiah Digencet Dolar AS hingga Euro

LIGAPEDIA – Kurs dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini masih menguat di level Rp 14.100. Angka ini naik Rp 57 poin (0,4%) dibanding hari kemarin.

Demikian dikutip dari data RTI, Selasa (15/12/2020). Hingga pukul 09.30 WIB, dolar AS terpantau bergerak di level Rp 14.044-14.105.

Jika ditarik dalam sepekan terakhir, kurs dolar AS tercatat menguat 0,13% atau bergerak di rentang Rp 13.982-14.182. Sedangkan jika dibandingkan dalam sebulan terakhir, dolar AS menguat 0,28% atau bergerak di rentang Rp 13.981-14.210.

Pelemahan rupiah berbanding lurus dengan indeks harga saham gabungan (IHSG) pagi ini yang bergerak negatif. Berbarengan dengan Bursa Asia, sentimen negatif ini didorong oleh ketakutan atas meningkatnya jumlah pasien COVID-19 secara global.

Meskipun vaksin sudah ditemukan dan mulai didistribusi, namun selama angka penularan masih terus meningkat maka investor akan tetap was-was.

Kurs dolar AS pagi ini sebagian besar menguat terhadap beberapa mata uang lainnya. Dolar AS pagi ini juga terpantau menguat terhadap dolar Singapura, baht Thailand, dan yuan China.

Rupiah sendiri pagi ini mayoritas masih melemah terhadap mata uang lainnya. Rupiah paling kuat ditekan oleh dolar Taiwan, pound sterling, dan euro.

Dari data perdagangan Reuters, kurs dolar AS pagi ini ada di level Rp 14.080. Dolar AS secara tahunan bergerak di level Rp 13.565-16.620.

SUMBER: Detik.com