menkes ingatkan

Menkes Ingatkan RI Punya Risiko COVID-19 Serupa Dengan India

Menkes Ingatkan RI Punya Risiko COVID-19 Serupa Dengan India

menkes ingatkan

INFOLIGAPEDIA – Menkes ingatkan India menghadapi ‘tsunami’ COVID-19 justru ketika para ahli meyakini negara ini nyaris mencapai herd immunity. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengingatkan, hal yang serupa harus dicegah agar tidak terjadi di Indonesia.
Menurut Menkes Budi, ada beberapa faktor yang memicu ledakan kasus COVID-19 di India. Selain karena cakupan vaksinasi masih belum terlalu tinggi, kecenderungan untuk lengah ketika jumlah kasus mulai terkendali menjadi faktor utama yang meningkatkan risiko penularan.

“Kita harus lebih banyak genome sequencing di Palembang, Kalimantan Selatan, Medan, dan Karawang. Karena di situ kita lihat sudah ada transmisi lokal,” jelas Menkes Budi.

“Transmisi impor itu lebih gampang, tinggal di airport atau gerbang nasional. Tapi kalau transmisi lokal, itu artinya yang impor udah menular lokal. Itu yang mesti dijaga,” lanjutnya.

Lalu apa yang bisa dilakukan agar tidak mengalami kasus seperti di India? Menkes Budi menyarankan untuk tidak lengah, tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan meski sudah divaksinasi. Selain itu, vaksinasi pada kelompok rentan seperti lansia juga harus benar-benar diprioritaskan.

“Selama kita bisa jaga prokesnya terutama di hari-hari keagamaan tidak kumpul kumpul terlalu banyak, mudah-mudahan nggak kayak India,” kata Menkes Budi.

“Prokes (protokol kesehatan) sudah lupa. Kita sudah mulai lupa, tapi belum kayak India,” kata Menkes Budi dalam diskusi daring, Minggu (18/4/2021).

Lalu apa yang bisa dilakukan agar tidak mengalami ledakan kasus seperti di India? Menkes Budi menyarankan untuk tidak lengah, tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan meski sudah divaksinasi. Selain itu, vaksinasi pada kelompok rentan seperti lansia juga harus benar-benar diprioritaskan.

“Selama kita bisa jaga prokesnya terutama di hari-hari keagamaan tidak kumpul kumpul terlalu banyak, mudah-mudahan nggak kayak India,” kata Menkes Budi.