Marc Marquez Diyakini Akan Sulit Kembali Top Lagi

LIGAPEDIA – Mantan rider MotoGP, Marco Melandri, ragu Marc Marquez bisa kembali seperti sedia kala pasca cedera parah. Saat ini Marquez sedang dalam proses pemulihan.

Pebalap Repsol Honda itu mengalami cedera patah lengan kanan di balapan pertama MotoGP 2020, Juli silam. Namun, hanya beberapa hari usai naik meja bedah Marquez memaksakan diri untuk mengikuti seri Andalusia meski hanya sampai sesi latihan bebas.

Alhasil, cedera Marquez semakin parah sehingga harus menjalani operasi kedua. Juara dunia delapan kali itu pada prosesnya mesti melewatkan seluruh sisa kejuaraan sebelum untuk ketiga kalinya kembali dioperasi pekan lalu. Marquez diprediksi akan absen paling tidak setengah tahun ke depan, sekalipun belum bisa dipastikan kapan dia bisa comeback.

Rival Marquez, Maverick Vinales, yakin pebalap berusia 27 tahun itu tidak akan kesulitan sekalinya bisa kembali ke lintasan lagi. Namun, tidak sedikit pula yang khawatir dengan masa depan Marc Marquez usai menderita cedera parah yang membutuhkan waktu lama sebelum pulih. Salah satunya Melandri.

Melandri pernah membalap di MotoGP di antara 2003-2010 termasuk membela tim Honda pabrikan di mana dia finis runner-up pada 2005. Menurut dia, Marquez tidak akan bisa balapan secara optimal lagi.

“Sangat sulit,” jawab Melandri saat ditanya apakah Marquez bisa kembali seperti sebelumnya. “Di satu sisi dia memiliki gairah, determinasi untuk melakukannya lebih daripada sebelumnya tapi di sisi lain saya mengatakan kepada Anda ini sangat sulit.”

“Dia sudah menghabiskan setahun tanpa menyentuh motornya dan kalaupun dia bisa kembali dia sudah pasti tidak kembali ke kondisi optimal. Kemudian dengan kondisi MotoGP yang sekarang Anda sangat sedikit menunggangi motor, padahal Anda membutuhkannya agar bisa kembali kompetitif,” simpul dia dilansir Tuttomotoriweb.

Absennya Marc Marquez akan memaksa Honda mencari pebalap pengganti untuk bertandem dengan Pol Espargaro. Sejauh ini, pabrikan Jepang itu dihubungkan dengan Andrea Dovizioso.

SUMBER: Detik.com