Lakukan Start Buruk, Inter Ulangi Kesalahan di Musim Lalu

LIGAPEDIA – Pelatih Inter Milan Antonio Conte enggan menyamakan start buruk timnya di Liga Champions musim ini dan musim lalu. Meski, Si Ular sama-sama tertahan di kandang.

Nerazurri harus rela bermain imbang 2-2 dengan Moenchengladbach pada matchday pertama Grup B Liga Champions di Giuseppe Meazza, Kamis (22/10/2020) dini hari WIB. Mereka bahkan hampir saja kalah.

Inter unggul lebih dulu lewat Romelu Lukaku (menit ke-49), tapi Gladbach mampu berbalik memimpin bekat gol penalti Ramy Bansebaini (63′) dan Jonas Hofmann (84′).

Skor 2-1 untuk Gladbach ini bertahan hingga menit akhir laga. Lukaku kemudian muncul sebagai penyelamat Inter dari kekalahan berkat golnya di masa injury time.

Kegagalan La Beneamata meraih kemenangan di laga pembuka Liga Champions 2020/2021 mengulangi start buruk mereka di musim lalu. Inter juga tertahan di kandang saat mengawali Liga Champions musim lalu.

Mereka bermain imbang 1-1 dengan Slavia Praha. Serupa dengan musim ini, mereka juga terselamatkan berkat gol di menit akhir yang kala itu dibuat oleh Nicolo Barella.

Kegagalan Inter mengalahkan Slavia kemudian harus dibayar kerena mereka tak lolos ke fase gugur. Hal tersebut dikhawatirkan bisa terulang di musim ini. Apalagi, persaingan di Grup B akan sulit diprediksi karena Shakhtar Donetsk menang 3-2 di markas Real Madrid.

Namun, Conte menegaskan bahwa laga kontra Gladbach tak bisa disamakan dengan saat melawan Slavia musim lalu. Ia menilai bahwa Inter tampil apik saat menghadapi Gladbach meski gagal menang. Sementara saat lawan Slavia, Si Ular tampil sangat buruk.

“Kami tidak bisa membandingkan pertandingan ini dengan hasil imbang musim lalu melawan Slavia Prague. Itu kami benar-benar terjungkal, sedangkan malam ini kami bermain bagus melawan tim dengan potensi besar, serta memiliki kualitas teknis dan juga fisik,” ujar Conte dikutip dari Football Italia.

“Saya tidak ingat penyelamatan Samir Handanovic, kami juga memiliki peluang untuk memenangkan pertandingan. Saya tidak punya alasan untuk mencela para pemain,” tegasnya.

SUMBER: Detik.com