Conor McGregor Tidak Mau Lagi Jadi ‘Anak Baik-baik’

LIGAPEDIA – Conor McGregor kembali ke UFC tanpa trash talking dan akhirnya kalah. Sepertinya, ‘The Notorious’ tidak mau lagi jadi anak baik-baik.

UFC 257 di Fight Island, Abu Dhabi, Minggu (24/1) menyajikan duel Dustin Poirier vs Conor McGregor sebagai suguhan utama. Conor McGregor tampak diunggulkan mengingat dirinya pernah menjuarai sabuk juara kelas ringan dan pernah mengalahkan Dustin di tahun 2014 silam.

Sayangnya, prediksi tersebut berbalik. Dustin Poirier menunjukkan kematangannya!

ABU DHABI, UNITED ARAB EMIRATES - JANUARY 23: In this handout image provided by the UFC, (R-L) Dustin Poirier punches Conor McGregor of Ireland in a lightweight fight during the UFC 257 event inside Etihad Arena on UFC Fight Island on January 23, 2021 in Abu Dhabi, United Arab Emirates. (Photo by Jeff Bottari/Zuffa LLC via Getty Images)

 

Dustin Poirier mampu menuntaskan pertarungan di ronde kedua. Conor McGregor dibuat TKO, setelah dihajar permainan atas bertubi-tubi.

Selain itu, ‘The Diamond’ mampu membuat McGregor takluk lewat calf kick alias tendangan betis. Tak ayal, betis kanan McGregor sampai dibuat cedera dan harus beristirahat sekitar enam bulan.

Tampaknya, Conor McGregor tak perlu lama-lama bersedih. Sebab baik Dustin Poirier dan pihak UFC sudah sepakat untuk menggelar trilogi!

Conor Mcgregor sendiri juga tertarik untuk bertarung ketiga kalinya menghadapi Dustin Poirier. Tentu, McGregor juga masih menjaga asa untuk masuk ke jalur persaingan sabuk juara kelas ringan.

“Skor saya dengan Dustin adalah 1-1, maka akan menarik jika kami melakukannya lagi,” ujar McGregor di situs resmi UFC.

Conor McGregor pun baru-baru ini mem-posting¬†foto di Instagram pribadinya. Disertai caption, ‘No more mr nice guy’.

 

Tak ayal, Conor McGregor kali ini memang berubah. McGregor tidak lagi melempar trash talking yang menghina lawan, tanpa intimidasi, dan enggan menyombongkan diri (pernah jadi juara di dua kelas berbeda UFC).

Conor McGregor penuh respek dan sopan santun. Tapi apakah karena itu, aura bertarungnya ikut melempem dan akhirnya harus kalah?

SUMBER: Detik.com