Alex Rins: Saya Ini Rider Kuat, Tapi Dianggap Remeh Para Rival

LIGAPEDIA – Pembalap Suzuki Ecstar, Alex Rins, memang kecewa berat harus gagal finis akibat kecelakaan saat memperebutkan kemenangan dengan Fabio Quartararo di MotoGP Portimao, Portugal, Minggu (18/4/2021) lalu. Namun, keterpurukan ini justru membuatnya semakin terlecut tampil garang di balapan-balapan selanjutnya.

Rins yang start kedua, mampu mempertahankan posisi pada lap pembuka. Pada lap keempat, ia pun mengambil alih pimpinan balap dari Johann Zarco. Pada lap kesembilan, ia tersalip oleh Fabio Quartararo, namun Rins mampu menempel dan memberi ancaman. Sayang, pada Lap 19, Rins justru terjatuh di Tikungan 5.

Pembalap Spanyol ini pun sangat marah atas kesalahannya sendiri, namun bertekad memetik hal-hal positif dari balapan tersebut. Ia mengaku sangat senang Suzuki kini jauh lebih baik dalam sesi kualifikasi. Ia juga senang bisa start dengan baik, lebih nyaman mengendarai GSX-RR, dan yang paling penting: ritme balapnya cepat dan konsisten.

Tak Bawa Pulang Hadiah Utama

“Kami bekerja dengan sangat baik sejak Jumat. Saya masuk sesi Q2, kemudian start dari barisan terdepan setelah menjalani lap sendirian. Dalam balapan, saya mengalami kemajuan besar dibanding 2020. Sayangnya, kami tak bisa bawa pulang hadiah utama. Kemenangan mungkin bakal sulit, tapi kami kehilangan 20 poin berharga,” ujar Rins via Corsedimoto, Senin (19/4/2021).

Meski hasil ini sulit diterima, pembalap berusia 25 tahun ini tetap percaya diri menjelang MotoGP Jerez, Spanyol, pada 30 April-2 Mei mendatang. Ia pun menyatakan bahwa para rivalnya kali ini harus waspada terhadapnya. Rins pun mengaku heran dirinya kerap tak dianggap serius oleh para rivalnya, sementara ia terbukti berkali-kali mengancam persaingan papan atas.

“Saya ada di MotoGP sejak 2017. Saya sudah kompetitif sejak 2018, namun para rival tak memperhitungkan saya. Entah kenapa. Padahal, kami melakukan pekerjaan yang sama. Saya selalu kuat sejak Jumat, mengendalikan semua dengan baik meski jatuh. Kami start dengan cara yang sama pula. Kita lihat nanti apakah mereka akan memperhitungkan saya lebih serius,” ungkapnya.

Siapakah Lawan Terberat bagi Alex Rins?

Rins, yang musim lalu menduduki peringkat ketiga pada klasemen pembalap di belakang Joan Mir dan Franco Morbidelli, juga tak sungkan-sungkan mengakui bahwa targetnya tahun ini adalah gelar dunia. Namun, ia juga tak memungkiri ada banyak rival tangguh yang harus ia kalahkan demi meraih target tersebut.

Menurut Rins, rival terberat saat ini adalah Quartararo, yang tengah memimpin klasemen dengan 61 poin. Ia juga mengaku bakal waspada terhadap Maverick Vinales dan para pembalap Ducati. Uniknya, ia mengaku ragu-ragu memasukkan Marc Marquez dalam daftar ancaman.

“Rival terberat adalah Fabio, yang kini tengah memimpin klasemen. Franco dan Maverick juga, meski mereka menjalani balapan yang berat. Para rider Ducati juga kuat, ada Joan juga. Saya tak tahu soal Marc, ia mengalami kesulitan lebih besar dari yang saya duga. Kita lihat saja nanti,” pungkas Rins.