Rupiah Loyo, IHSG Terperosok ke 5.907

LIGAPEDIA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup negatif siang ini. IHSG turun lebih dalam hingga 35 poin (0,59%) ke level 5.907.

Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah siang ini menguat ke level Rp 13.734.

Pada pra perdagangan, IHSG melemah 1,7 poin (0,03%) ke level 5.940. Indeks LQ45 berkurang betah di 968.

Pada pembukaan perdagangan, Jumat (21/2/2020), IHSG masih melemah 4,2 poin (0,04%) ke level 5.940. Indeks LQ45 masih berada di level 968.

Hingga sesi I berakhir, IHSG berkurang 35 poin (0,59%) ke level 5.907. Sedangkan indeks LQ45 turun 6 poin (0,6%) ke level 962.

Perdagangan saham ditransaksikan 200.315 kali dengan nilai Rp 2,1 triliun. Sebanyak 90 saham menguat, 249 saham turun, dan 153 saham stagnan.

Pada perdagangan semalam (20/2) bursa saham Wall Street kompak ditutup dalam zona merah, di mana Nasdaq memimpin pelemahan sebesar 0,67% disusul Dow Jones dan S&P 500 yang masing- masing turun sebesar 0,45% dan 0,38%.

Pelemahan tersebut seiring dengan kembali munculnya kekhawatiran terhadap penyebaran virus corona yang disampaikan oleh wakil gubernur The Fed Richard Clarida yang menyatakan meskipun penyebaran virus corona di China mulai melambat namun masih ada kekhawatiran penyebaran virus ini di luar China.

Jumlah kasus virus corona di Korea Selatan dan Jepang terus meningkat setelah adanya laporan dua warga negara Jepang meninggal akibat virus tersebut.

Bursa Asia siang ini mayoritas bergerak di zona merah, berikut pergerakannya:

Indeks Nikkei 225 turun 30 poin ke 23.449
Indeks Hang Seng melemah 200 poin ke 27.408
Indeks Shanghai naik 13,9 poin ke 3.044
Indeks Strait berkurang 0,1 poin ke 3.198

SUMBER: Detik.com