Mematikan AC dan Buka Jendela Dianggap Mampu Kurangi Penyebaran Virus Corona

LIGAPEDIA – Selain selalu mencuci tangan dan menjaga kebersihan, peneliti sebut mematikan AC dan membuka jendela serta pintu secara berkala untuk mendapatkan sirkulasi air yang baik mampu mengurangi risiko tertular virus corona 2019-nCoV.

Mengutip Strait Times, studi sebelumnya telah banyak menyebut bahwa virus mampu bertahan di suhu udara dingin, rendah, dan kering. Karenanya banyak yang menganggap iklim negara tropis seperti Indonesia, Malaysia, dan Singapura tidak cocok untuk perkembangan virus corona.

Kepala Ilmuwan Kesehatan Departemen Kesehatan Singapura (MOH) Profesor Tan Chorh Chuan mengatakan bahwa kemungkinan persistensi virus di luar rumah lebih rendah, sebab kebanyakan rumah di Singapura memakai AC yang membuat suhu sekitar menjadi lebih dingin.

“Sebagian besar studi menyebut mereka (2019-nCoV) tidak bertahan baik di lingkungan panas dan lembab. Artinya lebih dari 30 derajat celcius, dan dengan tingkat kelembaban 80 persen,” katanya.

Para ahli menyarankan bahwa cara lain untuk mengurangi penyebaran penyakit adalah dengan menjaga jendela dan pintu tetap terbuka. Sinar ultra-violet dan panas dari matahari juga disebut bisa membunuh virus.

“Menggunakan AC adalah suatu keharusan di Singapura, terlebih kalau cuaca sedang panas. Tapi ruangan tertutup yang tidak terlalu lembab dan dingin bisa menjadi penyebab penyakit pernapasan,” pungkas Ketua Program Penyakit Menular di Universitas Nasional Singapura (NUS), Professor Hsu Li Yang.

SUMBER: Detik.com