Vinales Sudah Tambah Kontrak di Yamaha, Rossi Kapan?

LIGAPEDIA – Maverick Vinales memperpanjang kontraknya bersama Yamaha sampai akhir tahun 2022. Bagaimana dengan nasib rekan setimnya, Valentino Rossi?

Tim Monster Energy Yamaha memperpanjang kontrak Vinales pada Selasa (28/1/2020). Rider 25 tahun itu bakal bersama Yamaha hingga musim MotoGP 2021 dan 2022.

Alhasil, Vinales dipastikan menjadi pebalap Yamaha sampai setidaknya dua tahun mendatang. Meski demikian, teka-teki siapa yang bakal menemaninya di musim 2021 dan 2022 masih belum jelas.

Maverick Viñales@mvkoficial12

🙏
🔥
💙

I‘m extremely happy to announce that I renew my contract with @YamahaMotoGP for 2021-2022. Our main objective is to be World Champion and try to bring Yamaha the number one honour again. I would like to say Thank you to Yamaha for their faith in me. Let’s do it #12gang!

Lihat gambar di Twitter
Lihat gambar di Twitter
Lihat gambar di Twitter

2.78620.33 – 28 Jan 2020Info dan privasi Iklan Twitter556 orang memperbincangkan tentang ini

Saat ini, Vinales berduet dengan Rossi di Yamaha. Namun, kontrak Rossi bersama tim Garpu Gala berakhir sampai akhir musim 2020 ini.

Beberapa spekulasi menyebut jika MotoGP 2020 akan menjadi musim terakhir Rossi sebagai pebalap tim pabrikan Yamaha. Bila dia memutuskan untuk tetap melanjutkan balapan, The Doctor disebut bakal digeser posisinya oleh Fabio Quartararo ke tim satelit.

Di awal tahun 2020, Rossi sempat mengatakan jika dirinya tak masalah andai harus pindah ke tim satelit. Mengutip GPOne, rider 40 tahun itu berpeluang dipasangkan dengan saudara tirinya, Luca Marini, di Petronas Yamaha untuk musim-musim mendatang.

Duet Rossi-Marini itu disebut bakal menyaingi duo Marquez bersaudara yang saat ini berada di tim Repsol Honda. Kehadiran Marini juga diklaim akan menjadi stimulus tambahan buat juara dunia sembilan kali itu untuk meneruskan kariernya di lintasan balap.

Meski demikian, keputusan Rossi untuk memperpanjang karier balapannya juga turut ditentukan dengan hasil di musim 2020 ini. Bila saja prestasinya yang diraihnya tidak lebih baik dari musim lalu, maka gantung helm bisa menjadi keputusan finalnya tahun depan.

Pada balapan MotoGP 2019, Rossi menempati peringkat ketujuh dan hanya dua kali naik podium tanpa sekali pun finis pertama. Pada musim 2020 ini, ia berani memasang target menembus posisi tiga besar klasemen.

“Anda harus lebih realistis. Saya ingin terus balapan, tetapi kami harus lebih kompetitif ketimbang musim lalu. Jika tidak maka lebih baik mengatakan tidak dan itu akan baik-baik saja,” kata Rossi dalam wawancara dengan La Gazzetta dello Sport di awal Januari 2020.

SUMBER : Detik.com