Corona-Virus

Upaya Raksasa Teknologi China Perangi Wabah Virus Corona

Ligapedia.com – Raksasa teknologi China mengumumkan sejumlah langkah untuk membantu memerangi wabah Virus Corona (Coronavirus/nCov) yang telah menewaskan 106 orang dengan jumlah kasus mencapai 4.193 kasus.

Dilansir dari situs South China Morning Post, Selasa, 28 Januari 2020, sebagai jawaban atas kepanikan masyarakat terhadap penyebaran Virus Corona yang begitu cepat, maka mereka melakukan gerakan seperti penawaran pembatalan tiket perjalanan sampai tetap menjaga harga dan stok masker wajah yang dijual secara online.

E-commerce China seperti Taobao, Suning, dan JD.com juga berjanji mencegah lonjakan harga untuk barang-barang medis seperti masker wajah dan desinfektan. Ketiganya pun menawarkan pengantaran tanpa henti selama Tahun Baru Imlek 2571.

Kemudian, raksasa e-commerce Alibaba mengaku akan memberi subsidi barang-barang seperti masker sehingga masyarakat bisa tetap mendapat barang asli dengan harga wajar.

Sedangkan, Suning mengklaim bahwa harga-harganya masih tetap sama bahkan layanan pengirimannya telah diperluas. Produk-produk kesehatan seperti masker, desinfektan, sabun cuci tangan, pembersih udara, dan lampu sterilisasi ultraviolet stoknya diklaim masih cukup, baik online maupun toko konvensional.

Baca juga : Wabah Virus Corona, AS Rilis Peringatan Perjalanan ke China

Bukan itu saja. Perusahaan layanan antar makanan, Meituan dan Ele.me, membentuk tim pengendali virus untuk mengawasi penyebaran penyakit pada makanan yang mereka antar.

Keduanya telah melengkapi pekerja kurirnya yang berada di Wuhan dan daerah lainnya dengan masker dan juga akan memonitor suhu tubuh mereka secara cermat. Lalu, ada juga langkah yang dilakukan oleh platform tiket film online.

Mereka menawarkan pengembalian uang selama pemesanan Festival Musim Semi, demi keselamatan penonton bioskop dan mencegah penyebaran Virus Corona. Aplikasi tiket film terbesar di China, Maoyan Entertainment, menawarkan pengembalian uang tanpa syarat untuk wilayah Wuhan pada 22 Januari hingga 8 Februari 2020.

“Ini memungkinkan pengguna untuk mengajukan permintaan pengembalian uang untuk area di luar itu,” demikian keterangan resmi Maoyan. Perusahaan transportasi Hello Transtech, yang sebelumnya dikenal sebagai Hellobike, mengumumkan bahwa driver dan penumpang dapat membatalkan perjalanan ke atau meninggalkan Wuhan tanpa dikenai denda.

Jaringan 5G

“Kami akan memproses cepat pengembalian uang tanpa syarat,” tegas Hello Transtech. Pada kesempatan lain, raksasa teknologi Huawei menggunakan keahliannya di bidang jaringan untuk membantu memerangi wabah Coronavirus. Mereka saat ini tengah meningkatkan infrastruktur rumah sakit dengan pemanfaatan jaringan 5G.

Dilansir dari situs GizmoChina, masyarakat di China telah diserang oleh wabah Coronavirus. Banyak dari mereka yang telah terinfeksi bahkan sampai menimbulkan korban jiwa. Bahkan, pemerintah telah memblok wilayah Wuhan sehingga membuat masyarakat di sana tidak bisa dengan mudah keluar dan masuk.

Pada 23 Januari lalu, Huawei telah membentuk tim perlindungan wabah Virus Corona yang terdiri dari 150 orang. Hanya dalam waktu tiga hari mereka telah membantu dalam pembangunan perencanaan jaringan, survei, desain, pemasangan serat dan pendirian stasiun induk.

Huawei bahkan telah mendirikan stasiun pangkalan dengan jaringan 5G di Rumah Sakit Wuhan Vulcan Mountain dalam kemitraannya dengan Hubei Mobile dan Hubei Unicom. Saat ini pemerintah tengah membangun rumah sakit tersebut yang ditargetkan selesai dalam waktu singkat. Adapun Xiaomi juga turut andil memberi bantuan tersebut.

Pembangunannya diharapkan selesai pada minggu ini dan Huawei berharap bisa memberi konektivitas jaringan berkecepatan tinggi. Artinya, koneksi data yang cepat dan andal pasti akan hadir di sana, membuat masyarakat dan ahli medis bisa melakukan konsultasi jarak jauh, pemantauan jarak jauh dan layanan yang akan lebih mudah diakses.

Sumber : VIVA