Jokowi-Ahok ‘Reuni’ di Kilang TPPI Tuban, PDIP: Tetap Harus Profesional

LIGAPEDIA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan mantan partnernya yang sekarang menjadi Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), kemarin ‘reuni’ saat meninjau kilang di Tuban, Jawa Timur. PDIP mengatakan pertemuan itu bukanlah yang pertama kali.

“Saat pelantikan Presiden, 20 Oktober 2019, mereka juga bertemu. Sebelumnya juga cukup sering bertemu,” kata politikus PDIP, Hendrawan Supratikno, kepada wartawan, Minggu (22/12/2019).

Hendrawan mengatakan tak ada yang istimewa dalam pertemuan Jokowi dan Ahok. Pun hubungan keduanya, kata dia, dibingkai dalam profesionalisme dan tekad memajukan bangsa.

“Hubungan-hubungan pribadi penting. Namun tetap harus dibingkai dalam kerangka peningkatan profesionalisme dan tekad kuat memajukan kehidupan bangsa,” ujarnya.

Menurut Hendrawan, momen Jokowi meninjau kilang PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) di Kecamatan Jenu, Tuban, itu justru menunjukkan komitmen dan dukungan pemerintah terhadap Pertamina. Jokowi, kata dia, menaruh harapan besar terhadap BUMN tersebut.

“Bagus. Pertamina telah mengakuisisi induk usaha TPPI. Industri petrokimia dan turunannya sangat penting untuk masa depan daya saing industri nasional. Jadi itu bentuk komitmen dan dukungan pemerintah kepada jajaran Pertamina bahwa negara berharap banyak dari kiprah salah satu BUMN terbesar di tanah air ini. Bila Pertamina beres, akan menjadi percontohan akbar tentang menjamin BUMN yang selama ini dianggap penuh persekongkolan dan tidak efisien,” tutur Hendrawan.

Sebelumnya, ada momen menarik saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau kilang PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) di Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, kemarin. Jokowi tampak ditemani Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Momen ‘reuni’ dengan mantan partnernya di DKI Jakarta itu pun menarik perhatian. Sebab, momen itu pertama kali keduanya bertemu di depan publik setelah Ahok resmi menjabat Komut Pertamina.

Ahok mengatakan, dalam pertemuan itu, ada pesan yang disampaikan Jokowi kepadanya. Pesan itu adalah agar menuntaskan pengembangan kawasan TPPI menjadi industri petrokimia nasional.

“Pesan Bapak Presiden Jokowi sangat jelas, segera menuntaskan pengembangan Kawasan TPPI menjadi industri petrokimia nasional yang nanti akan menghasilkan beragam produk turunan petrokimia dan produk Bahan Bakar Minyak (BBM). Pengembangan ini dapat membantu mengurangi impor bahan baku agar negara tidak mengalami defisit kembali,” tulis Ahok.

SUMBER : Detik.com