Sawi Putih, Sayuran Renyah Segar Perlambang Keberuntungan

LIGAPEDIA – Sawi putih adalah salah satu sayuran terpopuler dalam masakan Asia. Jenis sawi ini mudah diolah menjadi ragam hidangan. Teksturnya terkenal renyah enak!

Dilansir dari South China Morning Post (05/12), sawi putih adalah salah satu sayuran yang paling dikenal di Asia. Anda bisa menemukannya di berbagai negara Asia seperti Korea Selatan, Thailand, China, termasuk Indonesia.

Hidangan kimchi yang terkenal dari Korea Selatan merupakan hidangan yang menggunakan sawi putih sebagai bahan dasarnya. Sawi putih tersebut difermentasi menggunakan air garam dan pasta cabai khas Korea, lalu diberikan potongan daun bawang. Kimchi memiliki rasa yang asam dan selalu ada dalam setiap hidangan Korea Selatan.

Sawi Putih, Sayuran Renyah Segar Perlambang Keberuntungan di China

Untuk di Thailand, sawi putih diolah menjadi hidangan Thai Larb. Hidangan ini berbahan dasar daging yang ditempatkan di atas sawi putih. Sementara di Indonesia sawi putih dijadikan campuran dalam cap cay, sup atau ditumis dengan cabai dan ebi.

Menurut sejarah sawi putih pertama kali masuk ke Korea pada abad ke-13. Menyusul masuk ke Asia Tenggara pada abad ke-15 dan akhirnya ada di Jepang pada abad ke-19.

Sawi Putih, Sayuran Renyah Segar Perlambang Keberuntungan di China

Di China, sayuran ini dapat tumbuh di seluruh negeri, namun paling banyak tumbuh di Provinsi Timur Laut Cina karena memiliki cuaca yang dingin. Cuaca dingin ini dapat mempengaruhi pertumbuhan sawi putih karena akan menghasilkan sayuran yang besar dan rasanya manis.

Di China ada hidangan sawi putih yang mirip dengan kimchi yaitu suancai. Hanya saja, pada suancai tidak menggunakan campuran pasta cabai melainkan hanya garam saja. Penyajiannya, suancai tersebut dipotong-potong kecil dan digunakan untuk menyeimbangkan hidangan yang berlemak.

Populernya sawi putih di China Utara bahkan sampai dibuatkan monumen dengan patung sawi putih setinggi 21 meter pada tahun 2018. Dalam bahasa China, sawi putih ini memiliki arti ‘seratus kekayaan’ dan menjadikan sawi putih ini sebagai keberuntungan untuk negara China. Pada abad ke-19, sawi putih ini diabadikan sebagai patung batu giok yang dihadiahkan untuk seorang putri dari Dinasti Qing.

Selain itu sayuran yang renyah ini banyak mengandung air dan rendah kalori. Tiap 100 gram sawi putih mengandung 13 kalori. Selain itu sayuran yang murah ini juga mengandung sejumlah nutrisi penting. Seperti karbohidrat, serat, protein, dan berbagai vitamin serta mineral penting. Vitamin dan mineral yang terkandung dalam sawi putih adalah vitamin A, B1, B2, B3, B6, B9, C, E, K, kalsium, kalium, magnesium, fosfor, zat besi, zinc, dan natrium.

SUMBER : Detik.com