Hal-hal yang Tak Disadari Bisa ‘Menyakiti’ Mr P (1)

Jakarta – Penis Anda mungkin bisa bekerja dengan baik saat seks, namun sebenarnya penis tidak ‘sekokoh’ yang Anda pikirkan. Kebiasaan dan perilaku tertentu bisa membuatnya rentan cedera, luka, atau bahkan mengalami kondisi yang berakhir menjadi disfungsi ereksi.

Apapun yang mengganggu kesehatan penis Anda juga bisa mengganggu kehidupan seksual Anda. Berikut adalah hal-hal yang tak disadari bisa menyakit Mr P:

  1. Terlalu banyak minum alkohol

Saat seorang pria minum terlalu banyak alkohol, ia akan berakhir dengan setumpuk masalah ereksi nantinya. Alkohol bisa merusak mood dan hasrat seksual sehingga membuatnya sulit untuk meraih orgasme. Bahkan bisa berakhir dengan disfungsi ereksi hingga kurangnya ketertarikan akan seks pula.

  1. ‘Heboh’ masturbasi

Masturbasi tidak dilarang, namun yang sebaiknya dihindari adalah terlalu ‘heboh’ saat melakukannya, atau sedikit terlalu berlebihan. Terlalu banyak bermasturbasi bisa menyebabkan disfungsi ereksi dengan membuat Anda kehilangan sensasinya. Membuat seorang pria menjadi sedikit responsif saat seks, iritasi kulit dan luka-luka di bagian kulit tipis baik di area penis maupun tubuh lainnya.

  1. Tidak berhati-hati saat mencukur rambut kemaluan

Sebuah studi tahun 2017 yang dipublikasikan di JAMA Dermatology menemukan bahwa dari 66 persen pria yang mencukur rambut kemaluannya ada 26 persen yang mengalami cedera karenanya. Berhati-hatilah saat mencukur rambut kemaluan karena bisa meningkatkan risiko infeksi jamur dan bakteri, apalagi jika ada risiko luka terbuka. Pada akhirnya bisa berdampak pada libido dan kadar testosteron yang mengurangi hasrat untuk sesi intim atau seks. Dan tentu saja, rasanya akan benar-benar menyakitkan.

  1. Obesitas

Sudah lama diketahui bahwa pria yang obesitas atau kegemukan memiliki kadar testosteron yang rendah. Testosteron merupakan hormon yang mendorong adanya gairah dan fungsi seksual pada pria. Memiliki kadar yang rendah bisa membuat Anda sulit menjaga ereksi atau bahkan berminat pada seks sekalipun. Kegemukan atau obesitas juga membuat Anda berisiko mengalami kondisi kronis seperti diabetes dan penyakit jantung, dan kedua penyakit ini bisa mengurangi aliran darah ke penis. Disarankan melakukan apapun yang bisa mengurangi jumlah lemak di dalam tubuh yang bisa meningkatkan kadar testosteron dan menurunkan risiko kondisi kronis.

sumber : detik.com