Mending Ngontrak atau Beli Rumah?

Jakarta – Beli properti atau sewa ya? Pertanyaan itu yang mungkin sering menghantui anda.

Atau kapan sih sebenarnya saya siap untuk membeli properti atau rumah? Dalam banyak kasus membeli properti atau rumah adalah pilihan yang tepat karena properti dapat diperhitungkan sebagai wahana investasi.

Akan tetapi ada kondisi-kondisi yang kurang tepat atau belum saatnya anda membeli properti? Nah apa saja sih kondisi tersebut? Sebagian sudah kita bahas di artikel sebelumnya, kalo ini kita bahas kelanjutannya.

Pekerjaan Anda Belum Pasti & Penghasilan Anda Belum Stabil

Berapa banyak di antara anda yang merasa bisa hidup dengan tenang dan nyaman saat ini tanpa harus bekerja kantoran, alias kerja paruh waktu atau kerja berdasarkan proyek?

Bisa hidup tenang dan nyaman bukan berarti penghasilan anda stabil. Anda yang berada dalam kondisi seperti ini, sebaiknya tidak membeli properti atau rumah terlebih dahulu, apalagi bila membelinya secara mencicil atau menggunakan fasilitas KPR.

Mengapa demikian? Pekerjaan yang belum pasti dan penghasilan yang belum stabil membuat membeli rumah akan menjadikan beban bagi diri anda.

Anda butuh untuk menyisihkan dana darurat dan investasi jangka pendek dulu sebagai jaga-jaga sebelum memulai komitmen jangka panjang dengan membeli rumah atau properti, apalagi belinya dengan cara nyicil. Jadi untuk sementara, sewa dulu yaa.

Tidak Bisa Komitmen Nyicil Bulanan

Anda masih dalam tahap awal dari karir anda, ataupun bahkan anda sudah menapaki karir pekerjaan anda di kantor. Akan tetapi anda merasakan bahwa anda memiliki banyak sekali kewajiban yang lain seperti mempersiapkan dana pensiun, mempersiapkan dana pernikahan (bila belom menikah), dan lain sebagainya.

Anda merasakan bahwa keuangan anda sudah pas-pasan sekali sehingga komitmen untuk menyicil rumah bulanan akan terasa berat bagi anda.

Apabila anda termasuk dalam tipe ini, maka ada baiknya anda tunda dulu dan tidak membeli rumah atau properti dulu. Mengapa? Karena apabila anda masih punya “banyak urusan”, maka kemungkinan besar anda akan mengalami kesulitan untuk membayarkan kewajiban cicilan rumah anda.

Dan daripada berdampak pada rusaknya nama anda di Bank Indonesia dan OJK, lebih baik hal tersebut ditunda terlebih dahulu sampai anda siap. Jadi untuk sementara, sewa dulu ya.

Mau Nikah Dan Punya Anak Banyak

Anda masih single (sendiri) dan berfikir mau menikah untuk kemudian punya anak banyak (beberapa orang). Anda sebaiknya menunda untuk membeli rumah terlebih dahulu.

Apalagi keinginan anda untuk punya banyak anak nanti akan membutuhkan banyak ruangan sehingga anda akan membutuhkan rumah yang lebih besar lagi.

Anda bisa saja membeli rumah yang kecil terlebih dahulu dengan keinginan untuk kemudian dijual dan dijadikan uang muka rumah yang lebih besar lagi. Secara teori memang betul, tapi berapa banyak dari masyarakat yang bisa menjual rumahnya dengan cepat?

Do the math, anda bisa mengira-ngira kemungkinan itu bagi diri anda nanti. Jadi untuk sementara sewa dulu deh ya.

Punya properti/ rumah tinggal (apapun jenisnya) memang bagus. Apalagi properti salah satu jenis investasi yang bisa tumbuh tinggi sama atau bahkan mengalahkan inflasi.

Akan tetapi salah waktu dalam membeli properti juga bisa mengakibatkan anda kehilangan uang anda. Itulah sebabnya perlu dilakukan pesiapan dengan baik dan benar.

Buatlah perencanaan keuangan untuk membeli properti. Lakukan perhitungan dan persiapan untuk uang muka dan cicilan dengan baik dan benar agar tidak menyusahkan di kemudian hari.

Untuk membuat perencanaan, anda bisa melakukan perhitungan dan bersimulasi secara gratis dengan menggunakan aplikasi yang bisa diunduh 

Selain mencatat anda juga penting untuk berinvestasi dan berasuransi. Permasalahan dengan investasi masih banyak orang yang awam. Sementara untuk berasuransi banyak masyarakat yang enggan karena takut dikejar-kejar oleh agen, padahal mereka baru hanya mau tahu berapa besar sih premi yang mereka harus bayarkan.Nah, untuk hal ini ada solusinya, anda bisa cek premi asuransi tanpa takut dikejar-kejar agen melalui aplikasi yang bisa diunduh

Selain itu anda juga bisa belajar dengan mengikuti kelas dan workshop tentang keuangan, infonya bisa anda dapatkan dari aplikasi tersebut di atas atau anda bisa cek 

So, kata siapa rumah harus selalu dibeli? Sewa juga sah-sah saja kok, asal kamu tahu kapan waktu dan alasan yang tepat.

sumber detik.com