Polisi Korea Rilis Hasil Penyelidikan Awal Kematian Goo Hara

Jakarta, CNN Indonesia — Kepolisian Korea Selatan merilis pernyataan resmi terkait kematian mantan personel KARA, Goo Hara, yang memastikan bahwa insiden tersebut tak mengandung unsur kejahatan.

Dalam keterangan pers, polisi menyatakan bahwa mereka menemukan catatan tentang kehidupan yang ditulis Goo Hara. Catatan tersebut ditemukan di atas meja di ruang tamu.

Menurut kepolisian, tubuh Goo Hara pertama kali ditemukan oleh sang asisten rumah tangga pada Minggu (24/11), sekitar pukul 18.00 waktu setempat. Sebelum asisten tersebut tiba, Goo Hara sendirian di rumah.

“Setelah menggabungkan penyelidikan di tempat kejadian perkara dan keterangan saksi, kami menyimpulkan hal ini tak mengandung unsur kejahatan,” demikian pernyataan polisi yang dilansir Allkpop.

Berdasarkan rekaman CCTV yang diperoleh, Goo Hara terlihat sudah di rumah sekitar pukul 00.35 pada Minggu (24/11). “Waktu meninggal diperkirakan setelah itu,” kata polisi.

Polisi belum memutuskan terkait rencana otopsi Goo Hara. Kepastian otopsi akan diumumkan setelah keluarga dan jaksa melihat hasil investigasi di lapangan.

Sebelumnya, Kepala Kepolisian Gangnam di Seoul menyebut Goo Hara ditemukan tewas di rumahnya di kawasan Cheongdam, sekitar pukul 18:00 waktu setempat atau sekitar pukul 16:00 WIB.

Pada Mei 2019, Goo Hara sempat ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri oleh manajer artis tersebut. Diperkirakan sang artis tengah melakukan upaya bunuh diri di rumahnya.

Sehari sebelum Goo Hara melakukan usaha bunuh diri itu, ia menulis pesan pada akun Instagram-nya, “selamat tinggal.

Semasa hidupnya, Goo Hara kerap menjadi bahan rundung warganet, terutama setelah mengaku mengoperasi kelopak matanya.

Dalam ragam kesempatan, Ha-ra sering mencurahkan perasaannya tentang komentar jahat warganet kepadanya.

“Secara mental saya terluka oleh komentar jahat yang saya terima ketika dipromosikan dari usia muda. Ada alasan untuk mendapatkan operasi blepharotosis (kelopak mata) meskipun usia saya masih muda,” kata Goo Ha-ra.

Visual dan main dancer KARA ini juga menjadi bahan rundung warganet ketika melaporkan mantan kekasihnya kepada polisi. Goo Hara saat itu mengaku mendapat kekerasan seksual dan ancaman dari sang mantan kekasih akan menyebarkan video panas mereka.

Kala itu, banyak warganet Korea yang menyebut Goo Hara pembohong dan pencari perhatian melalui hal tersebut.

Namun, warganet menunjukkan dukungan ketika kepolisian menunjukkan bukti valid bahwa Goo Hara selama ini mendapat kekerasan seksual dari mantan pacarnya.

sumber : cnnindonesia.com