13 Tentara Prancis Tewas dalam Kecelakaan Helikopter di Mali

Jakarta, CNN Indonesia — Prancis melaporkan 13 tentara angkatan darat tewas saat menjalankan operasi Barkhane dalam sebuah kecelakaan helikopter. Dua helikopter dilaporkan terlibat kecelakaan yang sedang bertugas di Mali dalam operasi melawan jihadis pada Senin (25/11) malam.

Helikopter Tiger yang mengangkut tentara Prancis diketahui bertabrakan dengan helikopter militer Cougar yang memiliki bobot fisik lebih besar.

Pasukan tentara Prancis diketahui telah melakukan serangkaian serangan di Mali utara dalam beberapa pekan terakhir.

“Saya memuji dan memberikan penghormatan tinggi kepada para prajurit yang tewas dalam operasi melawan jihadis. Mereka mati untuk Prancis dalam perang melawan terorisme di Sahel,” tulis Presiden Emmanuel Macron dalam sebuah pernyataan.

Dilansir AFP, kecelakaan tersebut menewaskan seorang berpangkat kopral kepala dan enam orang pembantu letnan.

Menteri Pertahanan Florence Parly mengatakan akan membuka laporan hasil penyelidikan terkait penyebab tabrakan antar kedua helikopter.

Insiden kali ini disebut sebagai kecelakaan paling mematikan sejak Prancis melakukan intervensi untuk mengusir kembali aksi jihadis di Mali.

Hingga kini Prancis tercatat telah kehilangan 38 tentara akibat kecelakaan saat sedang bertugas di Mali.

Prancis diketahui mengerahkan 4.500 tentara untuk bergabung dalam operasi Barkhane dalam memerangi gerilyawan di Sahel. Operasi ini dimulai sejak 1 Agustus 2014 hingga sekarang.

Mali menjadi salah satu negara yang masih terjebak dalam aksi serangan jihadis sejak 2012. Masalah serupa juga tengah dihadapi Nigeer, Burkina Faso, dan Chad.

sumber : cnnindonesia.com