Tumis Serangga Berbau Tajam Jadi Makanan Favorit Warga Desa di China

LIGAPEDIA – Serangga sudah menjadi makanan yang cukup umum di beberapa negara, khususnya di Asia. Di China, bahkan serangga berbau tajam diolah jadi makanan enak.

Serangga banyak jenisnya, dan sering diolah menjadi camilan, bahan makanan, hingga menu makanan utama. Makanan eksotik yang satu ini juga hits di China, khususnya di desa Leshan, yang ada di Provinsi Sichuan, China.

Tumis Serangga Berbau Tajam Jadi Makanan Favorit Warga Desa di China

Dilansir dari Global Times (24/11), para wanita di desa itu mengolah serangga jenis kepik daun, atau dikenal sebagai stink bugs. Karena serangga yang satu ini memiliki aroma tak sedap dan menyengat.

Hewan ini mirip seperti kumbang, hanya saja warnanya kecokelatan dan tubuhnya segi lima. Tapi di desa Leshan, serangga ini jadi makanan yang dicari. Para wanita akan pergi ke danau atau kali, untuk mengambil serangga-serangga itu dibalik batu.

Kemudian setelah itu, mereka akan merendam serangga tersebut di dalam air, untuk menghilangkan aroma menyengatnya sebelum digoreng hingga garing. Banyak warga yang percaya bahwa menyantap stink bugs ini, dapat menambah asupan protein. Tapi dulu mereka menolak menyantap serangga ini, karena aromanya yang menjijikkan.

Tumis Serangga Berbau Tajam Jadi Makanan Favorit Warga Desa di China

“Serangga-serangga ini memiliki aroma tak sedap, tapi rasanya sangat enak. Serangga ini juga bisa jadi obat untuk mengobati rematik,” tutur salah satu warga desa di sana.

Serangga kepik daun sendiri, dapat ditemukan ketika musim semi, di mana penyebarannya begitu banyak.

“Harga dari serangga ini cukup mahal. Sekitar 300 yuan (Rp 601,116), per kilogramnya,” tutur warga desa lainnya, sambil terus mencari serangga-serangga bau ini tak hanya untuk dimakan tapi juga dijual.

SUMBER : Detik.com